Lensa Kontak: Panduan Aman dan Tepat untuk Pemula

 

Lensa Kontak: Panduan Aman dan Tepat untuk Pemula

 

Memakai kacamata memang sudah biasa, tapi bagaimana kalau ingin mencoba sesuatu yang lebih praktis dan bergaya, clinicadelaserycatarata  seperti lensa kontak? Lensa kontak bisa jadi solusi yang bagus untuk meningkatkan penampilan, kenyamanan, atau bahkan untuk kegiatan olahraga. Namun, memakai lensa kontak tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui, terutama bagi pemula, agar mata tetap sehat dan terhindar dari iritasi atau infeksi.


 

Tipe-tipe Lensa Kontak

 

Sebelum membeli, Anda perlu tahu ada beberapa jenis lensa kontak. Tipe yang paling umum adalah lensa kontak lunak (soft lens), yang terbuat dari bahan fleksibel dan nyaman dipakai. Lensa ini juga tersedia dalam berbagai pilihan, seperti:

  • Lensa sekali pakai harian (daily disposable): Pilihan paling higienis karena Anda langsung membuangnya setelah sekali pakai. Ini ideal untuk pemula atau orang yang jarang memakai lensa kontak.
  • Lensa sekali pakai periodik (monthly/bi-weekly): Lensa ini bisa dipakai berulang kali selama periode tertentu, misalnya dua minggu atau satu bulan. Penting untuk membersihkannya setiap hari.
  • Lensa torik: Didesain khusus untuk orang dengan mata silinder.
  • Lensa multifokal: Cocok untuk orang yang memiliki masalah penglihatan jarak dekat dan jauh (presbiopia).

 

Cara Memasang dan Melepas Lensa Kontak dengan Benar

 

Proses memasang dan melepas lensa kontak harus dilakukan dengan hati-hati. Ini adalah langkah-langkah dasarnya:

  1. Cuci tangan: Selalu cuci tangan Anda dengan sabun dan keringkan dengan handuk bersih yang tidak berbulu. Ini adalah langkah paling penting untuk mencegah kuman masuk ke mata.
  2. Periksa lensa: Ambil lensa dari wadahnya. Pastikan lensa tidak terbalik. Lensa yang benar memiliki bentuk seperti mangkuk, bukan piring.
  3. Memasang: Dengan jari telunjuk, letakkan lensa di ujung jari Anda. Tarik kelopak mata atas ke atas dan kelopak mata bawah ke bawah dengan tangan satunya. Arahkan mata ke atas dan letakkan lensa dengan lembut di mata Anda. Lepaskan kelopak mata perlahan dan berkedip beberapa kali agar lensa berada di posisi yang benar.
  4. Melepas: Lihat ke atas, tarik kelopak mata bawah, dan cubit lensa dengan lembut menggunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda.

 

Perawatan Lensa Kontak

 

Perawatan yang tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan mata. Gunakan hanya cairan pembersih lensa kontak yang direkomendasikan oleh ahli mata. Jangan pernah memakai air keran, air liur, atau cairan lain untuk membersihkan atau menyimpan lensa kontak, karena ini bisa menyebabkan infeksi serius.

  • Bersihkan setiap hari: Bersihkan lensa Anda setiap kali setelah digunakan. Gosok lensa dengan lembut di telapak tangan yang sudah diberi cairan pembersih, lalu bilas.
  • Ganti cairan di wadah: Jangan pernah memakai ulang cairan di wadah lensa. Selalu buang cairan yang lama dan isi dengan cairan yang baru setiap kali Anda menyimpan lensa.
  • Jaga kebersihan wadah: Bersihkan wadah lensa setiap hari dan ganti wadah setidaknya setiap tiga bulan.

 

Kapan Harus Melepas Lensa Kontak?

 

Ada beberapa situasi di mana Anda harus segera melepas lensa kontak:

  1. Saat tidur: Kecuali jika Anda menggunakan lensa kontak yang memang didesain untuk tidur, jangan pernah memakainya saat tidur. Ini dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea dan menyebabkan infeksi.
  2. Saat mandi atau berenang: Air, baik air keran, air kolam renang, atau air laut, mengandung mikroorganisme yang bisa menempel pada lensa dan menyebabkan infeksi serius.
  3. Saat mata iritasi atau merah: Jika mata Anda terasa gatal, perih, atau merah saat memakai lensa, segera lepas dan istirahatkan mata. Jika gejalanya tidak hilang, segera konsultasikan ke ahli mata.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa menikmati kenyamanan dan kebebasan yang ditawarkan oleh lensa kontak sambil tetap menjaga kesehatan mata Anda. Selamat mencoba!